 |
 |
 |
 |
 |
|
Wednesday, March 09, 2005
Semalam, gw bareng temen2 Volta98 tiba2 dijadikan sebagai narasumber pada sebuah acara temu alumni dengan "adik2 angkatan" TE UGM di Griya Wisata Ragunan. Acaranya santai, hanya berbagi pengalaman dan cerita aja. Dari sekian banyak pertanyaan, ada satu pertanyaan menarik perhatian gw yaitu soal kenapa kebanyakan kami memilih menjadi "buruh" (pekerja di sebuah perusahan) ketimbang menjadi seorang entrepreneur setelah lulus. Waktu itu gw ga kebagian kesempatan untuk menjawab pertanyaan itu, tapi sebagian besar jawaban gw udah terwakili melalui temen2. Gw berpendapat bahwa menjadi seorang entrepreneur atau pekerja adalah sebuah pilihan, tidak ada yang lebih baik satu sama lain, pilihan itu hanya bergantung pada minat/interest kita sendiri. Seorang pekerja ga bisa bekerja jika perusahaan tempat dia bekerja awalnya tidak dibangun oleh seorang entrepreneur, dan seorang entrepreneur usahanya tidak bisa berjalan tanpa pekerja, satu sama lain saling membutuhkan. Lalu di tengah2 pilihan itu, ada orang yang menjalankan peran ganda sebagai pekerja maupun seorang entrepreneur, gw lumayan banyak menjumpai orang2 seperti ini, dan gw dengan tulus mengacungi 2 jempol untuk mereka. Ada juga orang2 yang mempunyai cita2 menjadi seorang entrepreneur suatu saat nanti, tapi untuk mencapainya sekarang masih belum mampu, mereka bekerja selain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, juga untuk menimba pengalaman tentang bagaimana menjalankan bisnis di tempat mereka bekerja, membangun jaringan, mencari kolega, modal dll, dan gw yakin banyak yang melakukan ini, terlepas apakah mereka akhirnya bener2 mewujudkan cita2 mereka atau terus menjadi pekerja.
Pertanyaan itu kemudian dihubungkan dengan sistem pendidikan di TE UGM yang katanya lebih mengarahkan lulusannya untuk menjadi pekerja. Terus terang gw ga setuju ama pendapat ini, gw menilai sistem pendidikan di TE UGM sih netral2 aja, terbukti dengan alumni TE UGM yang banyak menjadi pekerja (yang merambah ke seluruh dunia :)), banyak juga yang punya usaha sendiri, ada juga yang jadi dosen/guru, ada juga yang jadi penulis buku, pokoknya macem2 deh. Menjadi apa setelah lulus, menurut gw harus udah di tentukan sejak masih kuliah, atau malah sebelum masuk kuliah dengan memilih jurusan yang sesuai, sehingga pas kuliah kita udah mulai mencari bekal apa yang cocok untuk menggapai cita2 kita, kalo bekal itu ga ditemukan di dalam kelas waktu ikut kuliah, ya...kreatiflaaahhh cari di luar, jangan hanya mengandalkan dari kuliah aja, karna seperti kata gw tadi, kuliah tuh netral...mengakomodasi semua cita2 mahasiswa. So...kita jadi apa setelah lulus kuliah??? itu adalah SEBUAH PILIHAN |
|
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
 |
|
 |