|
Sungguh ironis mengamati kecenderungan orang-orang sekarang ini, sangat banyak orang yang lebih percaya pada tumpahan tinta di atas kertas putih atau Di sisi lain aku juga maklum dengan keadaan seperti ini, mungkin karena manusia sendiri yang terlalu mengumbar kata-kata, mudah membuat janji-janji, berkata tanpa berpikir, atau ngomong sambil lalu, tapi ketika kata-katanya dipertanyakan kembali atau janjinya ditagih di lain waktu, dengan mudahnya bisa mengelak dengan dalih tidak pernah berkata seperti itu atau tidak pernah membuat janji seperti itu atau bahkan mungkin bilang “sudah lupa tuh”. Karena kata-kata akan segera menghilang setelah keluar dari mulut (kecuali lu rekam ya…), tidak bisa dibuktikan. Aku jadi inget film Jerry Maguire, satu scene yang aku inget pas Jerry minta komitmen dari bapaknya seorang atlet baseball agar tetap menjadikan Jerry sebagai agen anaknya, bapaknya setuju dan bilang ga perlu tulisan, cukup dengan ucapan aja, karena kata-katanya lebih kuat dari pohon oak. In fact, dalam scene lanjutannya Jerry terpaksa kecewa karena bapaknya malah memilih saingannya Jerry sebagai agen anaknya. Kalo aku jadi Jerry, aku pasti mengatakan “mana kata-kata lu yang katanya lebih kuat dari pohon oak?“ Ya sudahlah….lebih baik D I A M ketika kata-kata sudah kehilangan maknanya… Petuah bijak mengatakan “orang terhormat adalah orang yang bisa dipegang kata-katanya”, can I? NB: kalo sempet ketemu aku dan ngobrol sama aku, jangan dengerin ucapanku, karena aku termasuk orang yang ga bisa dipegang kata-katanya, dan sekaligus aku orang yang tidak percaya dengan kata-kata JJJJ |
| Leave a Comment: |